Jakarta diprediksi diguyur hujan badai hari ini Jumat, 9 Januari 2026, warga diimbau menyiapkan payung, jas hujan, dan tetap waspada.

Ibu kota Jakarta diprediksi diguyur hujan Jumat ini Jumat, 9 Januari 2026, berdasarkan prakiraan BMKG. Informasi dari laman BPBD Jakarta menunjukkan variasi intensitas dan waktu hujan di berbagai wilayah. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan cuaca sepanjang hari.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di SIgnal Alam.
Puncak Hujan di Siang Hari
Pada pukul 13.00 WIB, hujan diperkirakan akan turun secara merata di kelima kota administrasi Jakarta. Wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi akan mengalami hujan ringan. Suhu udara di wilayah-wilayah ini diperkirakan mencapai 26 derajat Celsius (°C), menciptakan suasana yang cukup sejuk namun lembap.
Berbeda dengan wilayah lainnya, Jakarta Barat justru diprakirakan akan mengalami hujan sedang. Tingkat kelembapan di Jakarta Barat diperkirakan mencapai 86 persen, yang menandakan kondisi udara yang cukup basah. Pengendara dan pejalan kaki di wilayah ini disarankan untuk lebih berhati-hati dan mempersiapkan perlindungan dari hujan.
Sebelumnya, pada pukul 10.00 WIB, hujan ringan sudah mulai mengguyur Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur dengan suhu 28 °C. Pada saat yang sama, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara masih dalam kondisi berawan, menunggu giliran diguyur hujan. Pola ini menunjukkan pergerakan awan hujan yang dinamis di wilayah ibu kota.
Pergantian Cuaca Menjelang Sore Dan Malam Hari
Memasuki sore hari, tepatnya pukul 16.00 WIB, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Jakarta kembali berawan. Hanya Jakarta Timur yang masih diprakirakan akan mengalami hujan ringan pada jam tersebut, dengan suhu yang tetap stabil di 26 °C. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas hujan cenderung menurun di beberapa area saat menjelang senja.
Saat malam tiba, mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB, seluruh wilayah daratan Jakarta diprediksi akan berada dalam kondisi berawan. Suhu udara akan sedikit menurun, berkisar antara 24 °C hingga 25 °C, menciptakan suasana yang lebih dingin. Meskipun berawan, potensi hujan tetap ada meskipun dengan intensitas yang sangat rendah.
Perubahan cuaca yang dinamis ini mengharuskan warga Jakarta untuk selalu memantau informasi terbaru dari BMKG. Kesiapan menghadapi hujan di siang hari dan kondisi berawan di malam hari adalah kunci. Jangan lupa membawa perlengkapan pelindung diri seperti payung atau jas hujan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.
Baca Juga: BNPB Pasang Sistem Peringatan Dini Banjir di Desa Tupa Gorontalo
Kepulauan Seribu, Hujan Sepanjang Hari Yang Berbeda

Situasi cuaca di Kepulauan Seribu memiliki pola yang sedikit berbeda dari daratan Jakarta. Hujan ringan diprakirakan sudah turun sejak dini hari, yaitu pukul 03.00 WIB, dan berlanjut hingga pukul 07.00 WIB. Ini menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu mungkin menjadi wilayah pertama yang merasakan dampak curah hujan di pagi hari.
Setelah sempat berawan pada pukul 10.00 WIB dan 13.00 WIB, hujan ringan kembali diprediksi akan mengguyur Kepulauan Seribu pada sore hari pukul 16.00 WIB. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga pukul 22.00 WIB. Tingkat kelembapan di wilayah ini akan berkisar antara 81 persen hingga 85 persen sepanjang periode hujan.
Dengan pola hujan yang lebih panjang ini, penduduk dan wisatawan di Kepulauan Seribu perlu lebih bersiap. Aktivitas laut atau wisata perairan mungkin perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca. Informasi BMKG menjadi panduan penting untuk perencanaan kegiatan agar tetap aman dan nyaman.
Suhu Dan Kelembapan Udara Jakarta
Secara umum, suhu udara di wilayah DKI Jakarta hari ini akan berada pada rentang 24 °C hingga 28 °C. Fluktuasi suhu ini wajar terjadi seiring pergantian waktu dari pagi, siang, hingga malam hari. Meskipun rentang suhunya tidak ekstrem, perubahan ini tetap perlu diperhatikan untuk kenyamanan aktivitas sehari-hari.
Tingkat kelembapan udara juga menjadi faktor penting yang perlu diwaspadai, terutama karena akan mencapai puncaknya di angka 95 persen pada pagi hari di beberapa titik wilayah daratan. Kelembapan tinggi dapat membuat udara terasa lebih gerah dan lengket, serta berpotensi memicu timbulnya embun atau kabut.
Kondisi cuaca yang bervariasi ini menuntut adaptasi dari masyarakat. Selalu sediakan pakaian yang nyaman, dan jangan lupa untuk minum air yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi. Dengan persiapan yang matang, aktivitas sehari-hari di Jakarta dapat berjalan lancar meskipun di tengah perubahan cuaca.
Jangan lewatkan update berita seputaran Signal Alam serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari minanews.net
- Gambar Kedua dari kompas.tv