BMKG mengingatkan lima daerah di Sulsel agar siaga menghadapi banjir dan longsor akhir tahun 2025, tingkatkan kewaspadaan segera.

BMKG Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca berisiko tinggi di beberapa wilayah Sulawesi Selatan mulai 29 hingga 31 Desember 2025, potensi banjir dan longsor signifikan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di SIgnal Alam.
Ancaman Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun
BMKG Wilayah IV Makassar secara resmi merilis peringatan dini cuaca berisiko melalui akun Instagram mereka. Informasi ini didasarkan pada prediksi berbasis dampak dari Indonesia Flood & Landslide Early Warning System (InaFLEWS). Ini menunjukkan adanya ancaman serius yang memerlukan perhatian khusus dari seluruh lapisan masyarakat.
Peringatan dini ini secara spesifik mencakup lima kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan yang berpotensi terdampak. Daerah-daerah tersebut adalah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, dan Palopo. Warga di lokasi ini diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dan bersiap siaga.
Risiko utama yang diidentifikasi oleh BMKG adalah potensi banjir dan tanah longsor. Kedua bencana ini dapat menyebabkan kerugian materi dan bahkan korban jiwa jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami potensi bahaya dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
Rincian Wilayah Terdampak Dan Jadwal Peringatan
Untuk tanggal 29 Desember 2025, empat daerah berada dalam status waspada tinggi terhadap risiko banjir. Wilayah tersebut meliputi Luwu, Luwu Utara, Palopo, dan Tana Toraja. Kesiapsiagaan di hari pertama periode peringatan ini sangat krusial bagi warga setempat.
Pada tanggal 30 Desember 2025, Luwu, Luwu Utara, dan Tana Toraja tetap berada dalam daftar wilayah dengan potensi banjir. Meskipun jumlah daerah berkurang, risiko tetap tinggi di lokasi-lokasi tersebut. BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan berkelanjutan selama periode ini.
Menjelang pergantian tahun, pada tanggal 31 Desember 2025, daftar daerah berisiko banjir kembali meluas. Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Tana Toraja diperkirakan masih berpotensi mengalami banjir. Pola cuaca yang tidak menentu memerlukan pemantauan intensif hingga akhir periode peringatan.
Baca Juga: Hujan Disertai Angin, Pohon Tumbang Hantam Warung di Karangasem
Potensi Longsor Dan Imbauan Kewaspadaan

Selain banjir, BMKG juga menyoroti potensi risiko tanah longsor. Untuk tanggal 29 Desember 2025, daerah-daerah yang perlu waspada terhadap tanah longsor adalah Luwu, Palopo, dan Tana Toraja. Kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi meningkatkan risiko ini.
Menariknya, untuk tanggal 30 dan 31 Desember 2025, BMKG tidak mencantumkan adanya potensi risiko tanah longsor. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi geografis dan curah hujan mungkin tidak mendukung terjadinya longsor pada hari-hari tersebut. Namun, kewaspadaan umum tetap harus dijaga.
Meskipun demikian, BMKG tetap mengimbau warga dan instansi terkait untuk selalu siaga terhadap potensi banjir dan longsor. Warga juga diminta untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di lapangan terbuka dan area dengan pepohonan tinggi. Penting untuk menghindari lokasi rawan bencana.
Langkah Mitigasi Dan Kesiapsiagaan Masyarakat
BMKG menegaskan pentingnya terus memantau informasi cuaca harian dan prediksi cuaca berisiko yang dikeluarkan secara resmi. Informasi terkini dapat menjadi panduan bagi masyarakat dalam mengambil keputusan untuk keselamatan diri dan keluarga. Jangan sampai terlambat dalam merespons situasi.
Instansi terkait juga diharapkan dapat mempersiapkan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan, seperti penyediaan jalur evakuasi dan posko pengungsian. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan warga sangat krusial dalam menghadapi potensi bencana ini.
Kesiapsiagaan individu dan keluarga adalah kunci. Siapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, makanan, dan air bersih. Diskusikan rencana evakuasi dengan anggota keluarga dan pastikan setiap orang tahu apa yang harus dilakukan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Signal Alam serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari sulsel.idntimes.com