Banjir melanda tiga kecamatan di Cilegon setelah tanggul Kali Cilegon jebol akibat hujan deras ratusan rumah, jalan, dan fasilitas umum terendam.
BPBD Cilegon menurunkan perahu karet dan tim tanggap darurat untuk membantu evakuasi dan pemulihan akses. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Simak perkembangan terbaru banjir Cilegon dan langkah penanganan darurat agar keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di SIgnal Alam.
Tanggul Jebol, Tiga Kecamatan Cilegon Terendam Banjir
Banjir melanda sejumlah wilayah di Cilegon, Banten, setelah hujan deras mengguyur kota industri ini sejak Sabtu malam (11/1/2026). Debit air Kali Cilegon meningkat drastis sehingga menyebabkan tanggul jebol di beberapa titik, merendam rumah, jalan, dan fasilitas umum.
Warga yang terdampak mengaku terkejut karena banjir datang dengan cepat. “Air naik sampai setengah rumah dalam waktu kurang dari satu jam. Kami hanya sempat menyelamatkan barang berharga,” ujar Wawan, salah seorang warga Kecamatan Cilegon. Selain itu, arus deras membawa material lumpur dan sampah ke perkampungan.
Petugas BPBD Cilegon langsung diterjunkan ke lokasi terdampak. Mereka mengevakuasi warga ke posko darurat dan mendata rumah serta fasilitas yang rusak. BPBD juga menyiapkan perahu karet untuk membantu warga yang terjebak banjir di wilayah terdalam.
Tanggul Jebol, Tiga Kecamatan Paling Terdampak
Tanggul Kali Cilegon yang jebol menyebabkan banjir merendam tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cilegon, Ciwandan, dan Grogol. Di Kecamatan Cilegon, ratusan rumah di RT 03 hingga RT 08 Kelurahan Kepandean terendam air setinggi 50–80 cm. Warga mengungsi ke gedung sekolah dan balai desa yang lebih tinggi.
Di Kecamatan Ciwandan, banjir menutup akses jalan utama menuju pelabuhan dan sejumlah pabrik. Arus air yang deras memaksa beberapa kendaraan mogok dan warga harus dievakuasi menggunakan perahu. BPBD menyiapkan posko darurat untuk memastikan suplai makanan, air bersih, dan obat-obatan tetap tersedia.
Sementara itu, di Kecamatan Grogol, banjir merendam area permukiman dan kebun warga. Beberapa tanggul darurat sempat diperbaiki menggunakan karung pasir, namun curah hujan yang terus tinggi menyebabkan air kembali meluap. Petugas bersiaga untuk mengantisipasi jebolnya tanggul lain di kawasan ini.
Baca Juga: BMKG Tingkatkan Teknologi Dan Sistem Peringatan Untuk Layanan Iklim Dan Penerbangan
Kerugian Banjir Bagi Warga dan Fasilitas
Banjir yang terjadi memaksa ratusan warga meninggalkan rumah sementara. Banyak perabotan, kendaraan, dan persediaan rumah tangga terendam. Selain itu, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan jalan protokol juga terdampak. Listrik sempat padam di beberapa titik, menambah kesulitan warga.
Transportasi terganggu karena banyak ruas jalan utama terendam air. Akses menuju pusat kota dan fasilitas publik menjadi terbatas. Pedagang lokal pun mengalami kerugian karena dagangan mereka terendam air dan tidak bisa dijual.
Selain dampak langsung, banjir juga menimbulkan risiko kesehatan. Air yang bercampur lumpur dan sampah dapat menjadi sumber penyakit kulit maupun diare. BPBD bersama Dinas Kesehatan Cilegon menyiapkan layanan medis darurat dan penyuluhan pencegahan penyakit pasca-banjir.
Upaya Penanganan Darurat BPBD Cilegon
Kepala BPBD Cilegon, Andi Pratama, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim tanggap darurat, perahu karet, dan ambulans ke lokasi terdampak. Mereka fokus pada evakuasi warga terdampak banjir, penanganan darurat, dan pemulihan akses jalan utama.
Selain itu, pihak kecamatan bersama masyarakat gotong royong memperbaiki tanggul sementara dengan karung pasir dan material darurat lainnya. Pemerintah kota juga menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga yang mengungsi.
BPBD Cilegon menghimbau masyarakat untuk tetap waspada. Warga yang tinggal di bantaran kali dan wilayah rendah diminta mengungsi sementara sampai kondisi air normal. Selain itu, masyarakat diminta mengikuti arahan petugas dan memantau informasi resmi terkait perkembangan banjir.
Jangan lewatkan update berita seputaran Signal Alam serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
Gambar Utama dari news.detik.com
Gambar Kedua dari news.detik.com